EkonomiHeadlinePemerintahanSeputar Desa

Hujan Deras Picu Longsor di Kemiri Jepon, Empat Rumah Warga Rusak Tergerus Tanah

×

Hujan Deras Picu Longsor di Kemiri Jepon, Empat Rumah Warga Rusak Tergerus Tanah

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian saat berada di lokasi longsor.(dok)

Blora- Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Jepon mengakibatkan bencana tanah longsor di Desa Kemiri. Setidaknya empat rumah rusak parah akibat amblesan tanah. Rumah tersebut bahkan tak bisa ditempati, sehingga warga terpaksa mengungsi.

Rumah yang rusak itu berada di wilayah RT 2 RW 1. Pantauan di lapangan, tiga rumah yang rusak sudah ditinggalkan. Tiga penghuninya sudah mengungsi.

Sementara satu KK tampak sedang mengemasi barang-barang. Ialah keluarga Suparjan.

Suparjan dibantu saudaraku menurunkan genting. Sementara istrinya tampak mengemasi barang-barang.

Bagian belakang rumah milik Suparjan ambles sekitar 2 Meter. Tanah di bawah bangunan rumahnya seperti terbelah.

Hal itu membuat struktur bangunan rumah rusak parah. Berbahaya untuk ditempati.

“Yang lain sudah sudah ngungsi dahulu saya yang terakhir. Ini mengungsi ke rumah Simbah yang berada di desa Brumbung,” ucapnya, kamis (16/4/2026).

Suparjan menjelaskan amblesan itu paling parah terjadi dalam satu minggu terakhir. Dan paling parah tiga hari terakhir.

“Longsor sudah satu minggu paling parah, dan tiga terhir yang sampai rumah belakang dan kamar mandi terbawa,” katanya.

Suparjan mengatakan, tanah setiap harinya  ada pergerakan. Baik pagi, siang bahkan malam. Sehingga ia muncul was-was.

“Pagi siang malam terus gerak. Namun terasa bangunan pada retak pada empat hari yang lalu kemudian disusul ada genteng,” imbuhnya.

Lebih lanjutnya Suparjan mengatakan penyebab anjlokan tanah diakibatkan bendungan di belakang rumah yang berjarak hanya beberapa meter saja.

“Pergerakan ini karena sayap bendungan dan irigasi sudah tidak fungsi lagi, kemudian air mengikis tanah dan lama kemalaman mengikis sebagian pondasi pondasi rumah,”tuturnya.

Pihaknya sudah tidak mampu mengatasi pergerakan tanah tersebut  karena sudah 2 kali perbaikan rumah tetapi hasilnya sama saja.

“Dulu sebelum ada bendungan kalinya kecil, longsoran kecil gak berdampak ke rumah warga seperti sekarang,” jelasnya.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., membenarkan terjadinya musibah tersebut. Pihaknya memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Jepon langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga dan mengamankan sekitar tempat kejadian perkara (TKP),” ujar AKP Midiyono.

Sebagai langkah awal, warga setempat bersama petugas berupaya menyangga bangunan yang miring menggunakan tiang darurat guna mengantisipasi kerusakan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dampak bencana lebih lanjut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan longsor, untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Blora,” pungkas Kasihumas.

Example 120x600