HeadlineSeputar Desa

DLH Blora Bakal Tanam 1.500 Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

×

DLH Blora Bakal Tanam 1.500 Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

Sebarkan artikel ini
Muniri Kepala Bidang peningkatan Kapasitas dan Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup ( PKPPLH) DLH Kab. Blora. (Dok)

Blora – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 dengan aksi penanaman 1.500 pohon di sepanjang jalan Sumber – Temulus.

Penanaman pohon ini nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2024 di kecamatan Kradenan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya DLH Blora dalam memulihkan lahan terdegradasi dan meningkatkan ketahanan iklim.

Tema Hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2024 adalah “Land Restoration, Desertification, and Drought Resilience”. Tema ini menyoroti pentingnya tindakan sesarengan, terintegrasi, terkoneksi dalam usaha memulihkan lahan yang terdegradasi yang memiliki dampak demikian besar terhadap ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan mitigasi perubahan iklim.

Sedangkan di Indonesia sendiri mengusung tema yang sedikit berbeda dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2024, yaitu Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan. Tema ini menjadi pengingat sekaligus juga ajakan bahwa untuk menyelesaikan masalah lingkungan harus dicari akar permasalahannya dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten oleh semua pemangku kepentingan.

Muhamad Muniri, SH Kepala Bidang peningkatan Kapasitas dan Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup ( PKPPLH) DLH Kab. Blora mengatakan Isu lingkungan hidup bukan hanya semata tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, kelompok masyarakat, akademisi, BUMN, dunia usaha, generasi muda bahkan juga pers.

“Langkah semua pemangku kepentingan ini harus disinkronkan, disinergikan sehingga menciptakan konektifitas aksi nyata serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup bagi generasi mendatang,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (5/6/2024).

Menurutnya, Isu lingkungan menjadi isu yang sangat penting, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menyatakan bahwa “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.

Oleh karena itu, Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan, dan dapat sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem.

“Pemulihan juga meningkatkan penyimpanan karbon dan memperlambat proses ataupun dampak akibat perubahan iklim,” imbuhnya.

Muniri menjelaskan dalam upaya penyelesaian krisis iklim, inovasi dan prinsip keadilan memegang peran penting. Melalui investasi dalam pemulihan lahan dan ketahanan terhadap kekeringan, kita tidak hanya mengatasi masalah degradasi lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim.

“Restorasi lahan, selain menghasilkan manfaat ekosistem yang signifikan, juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keberlanjutan sosial, kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Namun, pendekatan ini juga harus didasarkan pada prinsip keadilan, memastikan bahwa manfaatnya dirasakan oleh semua pihak, termasuk komunitas lokal dan masyarakat adat.

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia di Kabupaten Blora ini, kita melaksanakan salah satu aksi lingkungan dengan menanam pohon sebanyak 1500 pohon di sepanjang jalan Sumber-Temulus ini dengan panjang sekitar 3,5 km. Penanaman ini diikuti oleh semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMN/BUMD, dunia usaha, masyarakat, generasi muda, dunia pendidikan, sedulur sikep, kader adiwiyata, relawan, pers.

“Hal ini menjadi poin penting yang menunjukkan keterlibatan semua pemangku kepentingan untuk lebih peduli dan berpihak pada lingkungan yang baik, sebagai bagian dari warisan yang akan kita berikan untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya

Muniri menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Desa Sumber, PT. Pertamina EP Cepu Regional 4-Zona 11-Field Cepu, PT. Bank Jateng Cabang Blora, dan semua pihak yang terus aktif mendukung Upaya pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Blora.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 ini menjadi momen penting untuk terus menumbuhkan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian secara konsisten dalam upaya memperbaiki lingkungan secara keberlanjutan.

Dalam peringatan hari lingkungan hidup ini juga dilakukan Penuangan ECO enzim di Cepu, Pelatihan pembuatan kompos dengan sampah dapur.

Example 120x600