ArtikelHeadlineSeni dan Budaya

Gelar Tari di Taman Budaya Jawa Tengah Patut Diapresiasi

×

Gelar Tari di Taman Budaya Jawa Tengah Patut Diapresiasi

Sebarkan artikel ini
para pegiat seni saat tampil di Taman Budaya Jawa Tengah. (Dok)

Oleh : Laila Nur Salsabila || Mahasiswa ISI Surakarta Prodi Tari

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan seni tradisional. Salah satunya adalah seni pertunjukan tari. Dengan banyaknya tari yang ada di Indonesia menandakan bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman budaya. Oleh sebab itu, sudah seharusnya bagi setiap masyarakat Indonesia terutama generasi muda perlu melestarikan tari yang ada di Indonesia. Salah satunya mengapresiasi pertunjukan tari yang ada di daerah kita, misalnya mengapresiasi Gelar Tari Jawa Tengah yang ke 10 di pendopo ageng gendhon humardani Taman Budaya Jawa Tengah yang diselenggarakan pada 14 September 2024 dengan berbagai tarian yaitu :

  1. Tari Bedhayan Retno Sangaji dari Sanggar Sarwi Retno Budaya Kota Surakarta
  2. Sendratari Bulu Pitu dari Sanggar Seni PBBI Kabupaten Purbalingga
  3. Tari Carang Lembayung dari Sanggar Puribeksa Kabupaten Purbalingga
  4. Tari Bedhaya Sinarawedi dari Sanggar Ngrumat Budaya Kabupaten Sukoharjo
  5. Tari Caraka Sungsang dari Sanggar Seni Sekar Dahlia Kota Magelang
  6. Tari Jathilan dari Sanggar Lumbung Soyodo Kabupaten Magelang

Namun dari ke 6 tarian tersebut salah satu yang mencuri perhatian yaitu Tari Caraka Sungsang. Tarian ini menggambarkan tentang gunung tidar dipercaya sebagai panuning tanah jawa, menjadi tempat dimana ajaran kebaikan dari Sang Pencipta menjadi mutlak untuk dijadikan pedoman hidup masyarakat di sekitarnya. Ajaran yang terpahat rapi di puncak gunung tidar dipercaya mampu menjadi mantra dan falsafah hidup. Ajaran mengenai kosmologis kehidupan manusia. Ajaran dalam untaian doa dan pedoman bagi kehidupan manusia yang untuk menjadi lebih baik dan selalu ingat akan sang pencipta ajaran tentang caraka walik. Tari Caraka Sungsang berdurasi sekitar 10 menit, karya ini bisa dilihat di youtube chanel Taman Budaya Jawa Tengah.

Tarian ini ditarikan oleh 6 penari raksasa yaitu :

  1. Muhamad Adi Santosa
  2. Nabhan Dzaki Setiawan
  3. Apri
  4. Yogha Rahman
  5. Saskirana Syah putri
  6. Laila Nur Salsabila

4 rakyat :

  1. Liliyan Eka Pratiwi
  2. Ayu Dwi Palupi
  3. Sasie
  4. Syifa

Yang di koreografer oleh Nabhan Bagus Dzaki Setiawan dan komposer Satriyo Bagas Istyaji.

Example 120x600