EkonomiHeadlinePemerintahan

DLH Apresiasi Gerakan Eco Ramadan 2025, Untuk Menjaga Lingkungan Tetap Lestari

×

DLH Apresiasi Gerakan Eco Ramadan 2025, Untuk Menjaga Lingkungan Tetap Lestari

Sebarkan artikel ini
IDFoS Indonesia bersama berbagai lembaga di Kabupaten Blora saat berbagi takjil dan bibit pohon.(Dok)

Blora– Dalam rangka memperingati Hari Bebas Sampah Internasional, Hari Hutan Sedunia, dan Hari Air Sedunia, IDFoS Indonesia bersama berbagai lembaga di Kabupaten Blora, termasuk Lesbumi PCNU Blora, Lazisnu, PMII, dan IPNU, menggelar aksi Gerakan Lestari Alam Raya (GELAR) #8 Eco Ramadan 2025, Jumat (21/03/2025).

Tahun ini, kegiatan yang sebelumnya hanya berlangsung di Kabupaten Bojonegoro diperluas ke tiga wilayah, yakni Bojonegoro, Tuban, dan Blora, guna memperluas dampak positif bagi lingkungan.

Aksi ini difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta mendorong pengurangan penggunaan plastik yang cenderung meningkat selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini dipusatkan di Perempatan Lampu Merah Jl. Pemuda, Kabupaten Blora, sebagai lokasi utama pendistribusian takjil dan bibit pohon.

Aksi GELAR #8 Eco Ramadan 2025 Blora mencakup pendistribusian paket Eco Takjil dalam wadah ramah lingkungan untuk mengurangi limbah plastik serta pembagian bibit pohon buah secara gratis guna mendorong masyarakat berperan aktif dalam penghijauan dan mitigasi perubahan iklim.

Selain berbagi, aksi ini juga mencakup kampanye kesadaran lingkungan yang bertujuan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap dampak perubahan iklim serta menjaga ekosistem sekitar.

Ahmad Muhajirin, selaku koordinator tiga kabupaten, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora.

“Yang awalnya kita hanya di Bojonegoro, akhirnya bisa merambah ke kabupaten sebelah seperti Blora ini. Alhamdulillah, teman-teman Blora juga antusias mengikuti kegiatan ini. Kampanye ini adalah kampanye kesadaran terhadap alam, terutama terhadap masalah sampah plastik agar tidak berakhir di TPA. Maka dari itu, kita hadir dan berbuat untuk kelestarian alam,” ungkapnya.

Koordinator Eco Ramadan di Blora, Arib Pak’i dari Lesbumi PCNU Blora, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tradisi lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Aksi ini juga mendukung kegiatan program sedekah pohon yang dilaksanakan di Kabupaten Blora untuk melestarikan alam dan menjaga ekosistem di wilayah ini,” tutupnya.

Aksi GELAR #8 Eco Ramadan 2025 Blora ini mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup Blora. menurutnya kegiatan ini tentunya akan membantu pemerintah alam menjaga alam dan ekosistem.

“Tentunya kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan ini. semoga kegiatan positif ini juga diikuti sejumlah komunitas lain untuk Bersama sama menenjaga lingkungan,” Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup (PKPPLH) DLH Kabupaten Blora.

Muniri memaparkan sejumlah upaya yang telah dilakukan DLH dalam menjaga kelestarian lingkungan, antara lain reboisasi, penanaman pohon sepanjang turus jalan, dan penguatan program Sekolah Adiwiyata.

“Sekolah Adiwiyata kami buat sejuk dan nyaman agar anak-anak betah belajar. Dengan lingkungan yang hijau dan asri, pembelajaran pun tidak terbatas pada ruang kelas saja,” tambahnya.

Example 120x600