HeadlineHukumPemerintahan

Pemkab Blora Gelar Rakor EKUINDA dan Kondusifitas Wilayah Jelang Idul Fitri 1446 H

×

Pemkab Blora Gelar Rakor EKUINDA dan Kondusifitas Wilayah Jelang Idul Fitri 1446 H

Sebarkan artikel ini
Bupati Blora saat memimpin rapat ekuinda. (Dok)

Blora – Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Perdagangan (EKUINDA) serta Kondusifitas Wilayah di Ruang Pertemuan Setda, Senin (24/3/2025).

Rakor ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menghadapi Lebaran, meningkatkan koordinasi lintas sektoral, serta menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat.

Bupati Blora berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi guna menciptakan kenyamanan bagi masyarakat selama Idul Fitri 1446 H.

“Saya berharap kita dapat bersinergi dan menyusun strategi yang tepat untuk memastikan kenyamanan masyarakat Blora dalam menyambut Idul Fitri 1446 H,” jelasnya.

Sementara itu ada tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam rapat ini adalah ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, kelancaran arus lalu lintas, serta keamanan wilayah.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (DindagkopUKM) Kabupaten Blora, Kiswoyo, melaporkan bahwa stok bahan pokok, BBM, dan gas elpiji dalam kondisi aman sejak awal Maret hingga akhir bulan.

Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti cabai merah dari Rp27.500/kg menjadi Rp30.000/kg, bawang putih dari Rp36.000/kg menjadi Rp40.000/kg, bawang merah dari Rp28.000/kg menjadi Rp43.000/kg, serta daging ayam dari Rp33.000/kg menjadi Rp36.000/kg. Sementara itu, harga telur ayam turun menjadi Rp26.000/kg dan cabai rawit menjadi Rp17.000/kg. Harga beras medium, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, kedelai, dan tepung terigu relatif stabil.

Untuk menjamin distribusi energi, DindagkopUKM telah melakukan pengecekan tera di sejumlah SPBU dan hasilnya masih dalam batas aman. Distribusi LPG 3 kg juga stabil dengan alokasi harian 25.760 tabung. Mengantisipasi lonjakan kebutuhan saat Lebaran, Pemkab Blora telah mengajukan tambahan 92.400 tabung ke PT Pertamina.

“Intinya stok barang aman, dan kenaikan harga cenderung stabil”, ucap Kiswoyo.

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi S, menyampaikan bahwa Polres Blora telah menyiapkan pengamanan melalui Operasi Ketupat Candi 2025 untuk menyambut arus mudik dan balik Lebaran. Sejumlah pos pengamanan telah didirikan di titik-titik strategis, termasuk Pos Terpadu Alun-alun Blora, Pos Pelayanan Ketapang Cepu, Pos Pengamanan Gaga’an Kunduran, dan Pos Pengamanan Pilang Randublatung. Selain itu, personel keamanan juga disiagakan di beberapa titik rawan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Kapolres menginstruksikan seluruh Polsek di Kabupaten Blora untuk menyediakan fasilitas penitipan khususnya kendaraan bermotor bagi pemudik secara gratis.

“Semua Polsek kami minta untuk bisa menjadi tempat penitipan selama mudik dan ini gratis. Nanti bisa disosialisasikan oleh para camat,” ujarnya.

Terkait dengan pelaksanaan hiburan masyarakat dan takbir keliling, Kapolres menegaskan larangan penggunaan sound horeg selama operasi ketupat berlangsung. Menurutnya, penggunaan pengeras suara berukuran besar yang biasa dipasang di truk dapat memicu gesekan sosial. Sebagai alternatif, masyarakat diperbolehkan menggunakan orgen tunggal atau alat musik tradisional seperti bedug dan kentongan.

Selain itu, Kapolres juga menyoroti keamanan terkait perselisihan antarperguruan silat yang belakangan meningkat. Saat ini, beberapa pelajar yang terlibat dalam insiden tersebut telah diamankan dan dikenakan sanksi wajib apel di Polres.

“Alhamdulillah, langkah ini efektif menekan kasus perselisihan antarperguruan silat,” tambahnya.

Dalam rakor ini, Bupati Blora, Arief Rohman, menyoroti minimnya penerangan di ruas jalan baru Blora-Randublatung dan Randublatung-Ngawi, yang dapat membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus mudik dan balik.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Pitoyo, menyampaikan bahwa Pemkab tengah mengupayakan pemasangan sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) serta Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU TS) di beberapa titik strategis. Selain itu, pemasangan rambu-rambu lalu lintas juga dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Example 120x600