EkonomiHeadlineSeputar Desa

Blora Ikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi

×

Blora Ikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi

Sebarkan artikel ini
Bupati Blora bersama forkimpimda saat panen padi serentak di 14 Provinsi.(Dok)

Blora – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Blora. Senin (7/4/2025), Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, bersama Wakil Bupati Sri Setyorini,Forkompinda dan didampingi Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Ngaliman, SP, melaksanakan panen raya padi di Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora.

Panen padi di Blora ini juga sekaligus panen serentak di 14 Provinsi Se Indonesia bersama dengan Presiden Prabowo Subianto melakukan panen raya padi serentak di Majalengka, Jawa Barat.

Dalam tayangan YouTube di kanal Sekretariat Presiden, terlihat Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, saat panen padi di sawah.

Bupati Blora dalam sambutanya mengatakan pembangunan bidang pertanian, termasuk komoditas padi jagung dan kedelai merupakan salah satu prioritas yang akan terus kami kembangkan di kabupaten blora mengingat blora sangat potensial untuk di kembangkan sehingga berpotensi meningkatkan produksi jagung nasional.

“Kabupaten Blora merupakan Padi terbesar ke -6 Tahun 2024 penghasil jagung terbesar ke -2 (dua) di Jawa Tengah artinya blora sebagai lumbung jagung nasional,” jelas Bupati.
Pihaknya sangat menyadari, sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah.

“Peranan sektor pertanian bukan saja memberikan andil terhadap ketahanan pangan daerah, akan tetapi ikut berkontribusi besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh. Baik menyangkut pendapatan petani, pendapatan daerah, maupun penyerapan tenaga kerja,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Bupati sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kami, ada beberapa upaya yang kita lakukan, yakni bantuan yang bersumber dari APBN maupun APBD berupa bantuan benih dan sarana produksi serta sarana dan prasarana.

“kami tentunya berterima kasih kepada bapak menteri pertani Republik Indonesia atas komitmen dan kepeduliannya terhadap petani di kabupaten Blora,” ucapnya.

Bupati melanjutkan, Swasembada pangan menjadi salah satu program prioritas yang tertuang dalam Asta Cita Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah Kabupaten Blora, bersama unsur TNI dan POLRI berkomitmen untuk terus mengawal program Swasembada pangan melalui potensi yang dimiliki Kabupaten Blora terutama Padi.

Saya juga berharap program pupuk organik ini tidak hanya diimplementasikan pada tanaman padi, namun bisa juga dilakukan pada tanaman jagung yang menjadi salah satu produk unggulan Blora.

“Pemerintah Kabupaten Blora akan terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, baik melalui penyediaan sarana produksi, pelatihan, maupun pendampingan, bahkan pada luas tanam pada bulan Maret kemarin kami menargretkan 25 ribu hektare yang tentunya diatas target yang ditetapkan pemerintah Pusat,” tuturnya.

Dengan Gerakan Panen Raya Padi Serentak ini diharapkan dapat diikuti dengan percepataan olah lahan dan percepatan tanam dilahan sawah, sehingga percepatan Luas tambah tanam menjadi optimal dan sesuai target yang ditetapkan Kementerian Pertanian serta dapat meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Blora.

“Saya mengajak kepada semua pihak untuk mewujudkan swasembada pangan. mari majukan pertanian Blora,”pungkasnya.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Ngaliman, SP, mengatakan acara Panen Raya Padi Serentak ini dilaksanakan rangka mewujudkan percepatan swasembada pangan nasional serta bentuk unjuk kinerja dan rasa syukur Kabinet Merah Putih.

“Pada saat panen raya padi, Kabupaten Blora menjadi salah satu daerah yang menjadi lumbung pangan, baik di tingkat propinsi maupun di tingkat nasional,” ucapnya.

Tak hanya itu, kami dari dinas juga melakukan Pengendalian hama yang masiv, curah hujan yang cukup serta didukung bantuan sarana irigasi perpompaan dan perpipaan sehingga produktivitas padi Kabupaten Blora tahun 2024 mengalami kenaikkan sebesar 0,22 Ton/ Ha (Gabah Kering Giling).

“Potensi panen padi di Kabupaten Blora Bulan April 2025 adalah seluas 3.225 Ha dan potensi panen di Kecamatan Blora seluas 280 Ha. Luas lahan padi yang akan dipanen di Gapoktan Ngalab Berkah Desa Jepangrejo Kecamatan Blora seluas 30 Ha,” terangnya.

Ngaliman menjelaskan Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Kab. Blora berkomitmen penuh untuk Mendukung program ini. Pihaknya akan terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian serta seluruh elemen terkait untuk memastikan bahwa apa yang dicanangkan bapak presiden terkait swasembada pangan dapat tercapai dengan baik.

Example 120x600