CEPU – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Cepu mulai melelang aset milik CV Lancar Jaya yang tersebar di wilayah Kecamatan Cepu dan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Langkah ini diambil setelah pemilik CV tersebut mengalami kredit macet selama bertahun-tahun.
Kepala BRI KC Cepu, Yudhiarto, menyatakan bahwa proses lelang baru dimulai satu kali ini. Ia menjelaskan, lelang dilakukan karena ahli waris tidak dapat melanjutkan pembayaran tunggakan kredit.
“Kreditnya menunggak dan ahli waris tidak bisa meneruskan. Saya lupa berapa lama menunggaknya karena tidak sedang memegang data, tapi sekarang sudah masuk kategori kredit macet,” ujar Yudhiarto melalui sambungan telepon.
Meskipun enggan menyebutkan total pinjaman, Yudhiarto mengarahkan publik untuk melihat nilai agunan yang tertera dalam pengumuman lelang.
Aset-aset CV Lancar Jaya yang dilelang meliputi:
-Hotel di Desa Balun, Kecamatan Cepu, dengan nilai lelang Rp 3.700.000.000.
-Gudang di Desa Tambakromo, Kecamatan Cepu, senilai Rp 4.850.000.000.
-Rumah di Desa Banjarjo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, senilai Rp 3.500.000.000.
Yudhiarto menambahkan, sebelum lelang, pihak BRI telah melakukan upaya restrukturisasi kredit untuk membantu nasabah.
“Kami sudah berupaya menyelamatkan kredit dengan menyesuaikan kemampuan cash flow nasabah. Namun, nasabah tetap tidak kuat,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh prosedur telah ditempuh, termasuk memberikan Surat Peringatan (SP) sebanyak tiga kali sebelum akhirnya aset tersebut dilelang. “Kami sudah melalui prosedur semua,” tutupnya.












