Blora – Kabupaten Blora jawa Tengah tidak hanya terkenal dengan luasnya Hutan jati, Kuliner Sate, namun di balik semua itu juga terdapat surganya panorama alam indah yang tersembunyi. menjadi kabupaten paling timur di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Blora juga menjadi salah satu julukan the sunrise of central java.
Puncak Mundri Namanya yang menjadi salah satu destinasi wisata alam terpopuler di Blora di antara sekian banyak tempat wisata yang ada di kabupaten ini. Khususnya di kalangan anak muda, Puncak Mundri Blora menjadi salah satu pilhan destinasi wisata alam paling hits dan paling populer di Blora.
Memiliki ketinggian 400 mdpl, Puncak Mundri Blora menawarkan pemandangan yang membuat siapa pun terpesona akan eksotisnya alam di wilayah pegunungan Blora ini. Gunung Mundri terletak di gerbang utara kabupaten Blora,tepatnya di desa Waru kecamatan Jepon.
Lokasi jelajah alam ini memiliki bentang alam yang sangat dan memacu adrenalin bagi wisatawan. Bagi anda penyuka tantangan, menaklukan puncak Gunung Mundri dapat menjadi kebanggaan tersendiri. Menuju puncaknya, lintasan alam yang menantang menyambut anda, dari sabana yang luas, lintasan cadas batu gunung dan puncaknya adalah panorama yang memanjakan mata anda.
Ada dua cara untuk mencapai Gunung Mundri, cara pertama adalah dengan menggunakan rute desa Kajar Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang, dan cara kedua adalah melalui rute desa waru Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Puncak Gunung Mundri menjadi salah satu puncak teringgi setelah bukit pencu di Kecamatan bogorejo. puncak Mundri ini juga biasa digunakan pelatihan Pasukan TNI AD Blora (Alugoro 410) , masyarakat Waru menamakannya Puncak Baret.
Sampai di Puncak Baret, pemndangan hutan jati tampak bagai permadani nan menghijau menanti anda. Berdiri dipuncaknya, seolah anda berdiri di atas dua kota. Rembang di sebelah utara dan Blora di sebelah selatan. Oleh beberapa pendaki, Puncak Baret dianggap sebagai pintu gerbang utara kota Blora.
Sandi Pradana ( 29 ) salah seorang pendaki Puncak Baret bercerita bahwa kegiatan pendakian merupakan kegiatan menyatu dengan alam, dia berpesan bahwa pendaki yang baik tidak meninggalkan sampah di gunung yang telah didaki. Ia juga berharap agar Gunung Mundri dan Puncak Baret tetap terjaga kelestariannya.
Menurutnya, saat ini banyak yang mengorbankan kelestarian alam hanya untuk kepentingan industri. Kepada para pendaki, ia memberi beberapa saran dalam pendakian Puncak Baret.
“Pertama gunakan kacamata dalam pendakian, kacamata akan melindungi mata anda dari debu di Puncak Baret. Kedua, bekali perjalanan anda dengan lotion anti nyamuk jika anda mengagendakan untuk bermalam di Puncak Baret. Pemandangan matahari terbit dan tenggelam menjadi salah satu momen yang diburu para pendaki,”ungkapnya.
saat ini puncak mundri juga mulai ada pembenahan, mulai sejumlah gasebo yang di pasang di sekitaran lokasi dan sejumlah spot foto lainnya. puncak mundri juga menjadi salah satu tempat favorit anak anak muda baik dari blora maupun luar blora.












