EkonomiHeadlineSeputar Desa

Menikmati Ayam Bakar Bu Jami, Khas Desa yang Rasanya Tak Kalah Enak

×

Menikmati Ayam Bakar Bu Jami, Khas Desa yang Rasanya Tak Kalah Enak

Sebarkan artikel ini
Ayam bakar tunjungan Blora.(Dok)
Blora – Kabupaten Blora jawa Tengah tidak hanya terkenal dengan luasnya Hutan jati, Kuliner Sate, namun di balik semua itu juga terdapat surganya panorama alam indah yang tersembunyi. menjadi kabupaten paling timur di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Blora juga menjadi salah satu julukan the sunrise of central java.
 Ketika pertama kali datang ke suatu tempat, mencicipi kuliner khas tempat tersebut menjadi hal wajib bagi sebagian besar orang. Keberagaman kuliner Indonesia memang sayang untuk dilewatkan. Sate maranggi misalnya, yang merupakan kuliner khas Purwakarta, atau mie ongklok salah satu kuliner khas Wonosobo, atau mungkin Pecel Madiun.
Berbagai macam olahan kuliner ini datang dari berbagai cerita, mulai dari asal usulnya, cara pengolahannya dan hal apa yang membuat kuliner tersebut menjadi kebanggaan lokal.
Nah Kuliner di Kabupaten Blora tentunya tak kalah mentereng dengan Kabupaten lain.
Kabupaten yang berada di ujung perbatasan Jawa Tengah, yakni Blora. Selain terkenal sebagai kota penghasil kayu jati berkualitas, ternyata juga menyimpan beragam kuliner khas yang tidak ditemukan di daerah lainnya.
Salah satunya yang terkenal adalah Ayam Bakar Bu Jami, terletak Depan Polsek Tunjungan Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora sekitar 10 kilometer dari pusat kota. Tempat ini menawarkan menu ayam (kampung) bakar lengkap dengan lalapan dan sayur bening dan sejumlah masakan khas Desa.
“Ya pada mulanya orang-orang tahu sini dari mulut ke mulut. Alhamdulilah kok lancar sampai sak niki,” ucap Bu Jumi selaku pemilik warung.
Tidak hanya kekuatan produk yang menjadi sebuah kunci. Pelayanan dan keramahan dalam menyambut pelanggan juga berpengaruh dalam perkembangan tempat ini.
Dari sini timbulah feedback dari orang-orang yang menyebarkan cerita baik mengenai Warung Ayam Bakar Bu Jami mulai dari mulut, media cetak, media sosial dan masih banyak lagi. Bahkan para pemburu kuliner yang jauh jauh banyak yang kesini untuk membuat konten.
Dalam sehari paling sedikit warung ini menghabiskan 10- 35 ekor ayam kampung untuk dijadikan olahan ayam bakar.
Resep rahasia dan metode memasak yang berbeda diantara warung ayam bakar pada umumnya menjadi kunci bertahan hingga saat ini. Perpaduan bumbu rempah menghasilkan rasa gurih  dan lezat pada ayam bakar ini. Inilah yang membuat para pelanggan selalu ingin mencoba lagi. Selain itu, metode memasak yang digunakan membuat bumbu meresap dalam daging dan teksturnya menjadi lebih empuk.
Bahkan Sambel untuk hidangan ayam bakar ini juga sangat beda dengan sambel pada umumnya .
“Pokok’e semua ayam di rebus campur bumbu dasar berjam-jam di atas pawon, soale nanti kalau di presto kurang meresap bumbunya. Kalau sudah, baru dikasih bumbu ayam bakar terus dibakar, “ ucap Bu jami
Dalam mengolah menu ayam bakar ini, Bu menggunakan Pawon tradisional. Metode inilah yang berbeda dengan tempat lain. Sehingga, cita rasa yang dihasilkan juga berbeda dengan lainnya.
Sudah  kurang lebih 35 tahun Bu Jami membuka warung makan Ayam bakar ini. Tentunya sudah paham cara mengolah dan menyajikan Ayam Bakar dengan sambal terasi, lalapan lengkap, serta daun singkong rebus.
Selain itu, di sini juga menyajikan sayur bening khas rumahan seperti sayur lodeh dan sayur asem. Kombinasi inilah yang membuat cita rasa Ayam Bakar Bu Jami semakin lezat dan mantap.
Kalau ke Blora, kamu bisa menyempatkan mampir dan mencicipinya citarasa ayam bakar Bu Jami.
Example 120x600