Blora – Satuan Tugas (Satgas) yang terlibat dalam pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora terus bekerja aktif di lapangan.
Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora, Letkol Inf Agung Cahyono, yang juga terlibat dalam tim Satgas MBG, menjelaskan tim Satgas telah melaksanakan berbagai kegiatan survei dan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur penyedia makanan bergizi di wilayah Blora. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh dapur memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Satgas sudah bekerja. Tim sudah melaksanakan survei-survei, sidak-sidak di dapur-dapur dengan harapan agar dapur yang belum standar SOP bisa segera diperbaiki, sehingga pelayanan kepada penerima manfaat bisa lebih maksimal,” ujar Dandim Blora.
Dandim menegaskan bahwa hasil dari sidak menunjukkan kondisi dapur beragam. Tidak semua bermasalah, namun memang masih ada beberapa yang perlu pembenahan.
“Jadi tidak semua dapur jelek, ada juga yang sudah bagus. Tapi memang ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, diberikan peringatan, dan harus diperbaiki. Termasuk soal kelaikan dapur dan pemenuhan standar terbaru,” tambahnya.
Dandim juga menegaskan bahwa apabila ditemukan pelanggaran atau kekurangan, Satgas tidak serta-merta menutup dapur tersebut.
“Kalau ada temuan, tidak langsung ditutup. Kita tetap kolaborasi antara Satgas dan Badan Gizi Nasional (BGN) pusat. Kalau memang pelanggarannya parah, bisa saja diberikan peringatan keras, pembekuan sementara, atau bahkan penutupan. Tapi semua tetap melalui rekomendasi dari BGN berdasarkan laporan Satgas,” jelasnya.
Dandim mengajak semua pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk ikut berperan sebagai sosial kontrol, agar pelaksanaan program makan bergizi gratis ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Kami harap teman-teman bisa ikut jadi sosial kontrol. Kita sama-sama awasi agar pelaksanaan program ini berjalan lancar, sesuai tujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak kita,” pungkasnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan program nasional yang menyasar anak sekolah di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Blora, dengan tujuan meningkatkan status gizi dan mendukung generasi sehat serta cerdas.












