Blora – Pasca-banjir yang membawa material sampah dalam jumlah besar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora bersama tim gabungan lintas instansi bergerak cepat melaksanakan kerja bakti gotong royong. Fokus pembersihan dilakukan di area Jembatan Kalitempur, Sungai Lusi, Desa Ngilen, Kecamatan Kunduran, pada Kamis (15/01/2026).
Tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai tersebut didominasi oleh bambu kering, ranting pohon, serta material sampah rumah tangga. Jika tidak segera dievakuasi, tumpukan ini berisiko besar menghambat arus air dan merusak infrastruktur jembatan.
aksi nyata ini melibatkan kolaborasi besar-besaran dari berbagai pihak untuk memastikan proses evakuasi berjalan efektif diantaranya DLH Blora Menerjunkan 1 unit dump truk dan personel tenaga pengangkut, BBWS Pemali Juana Semarang, Menurunkan alat berat serta personel OP SDA, DPUPR Kab. Blora, Menyiagakan alat berat dan personel OP SDA, BPBD Kab. Blora, Mengerahkan perahu, perlengkapan keselamatan, dan personel lapangan.dan dibantu Forkopimcam Kunduran, Kades Ngilen, Lurah Kunduran, serta puluhan relawan dan warga setempat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, Istadi, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembersihan teknis, melainkan wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Beliau berharap dengan normalnya aliran sungai, masyarakat di bantaran Sungai Lusi bisa merasa lebih aman.
“Ini adalah bentuk sinergi nyata. Dengan bersihnya area jembatan dari sumbatan sampah, kita berharap potensi banjir susulan dapat diminimalisir,” ujar Istadi di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan sungai. Dengan aliran Sungai Lusi yang kembali lancar, diharapkan risiko luapan air saat curah hujan tinggi dapat ditekan semaksimal mungkin.












