EkonomiHeadlinePemerintahanSeputar Desa

Pembangunan Pasar Ngawen, Target Atap Terpasang Saat Lebaran

×

Pembangunan Pasar Ngawen, Target Atap Terpasang Saat Lebaran

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati bersama perwakilan kementerian PU saat cek pembangunan pasar Ngawen.(Dok)

Blora — Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini meninjau langsung progres pembangunan kembali Pasar Induk Ngawen, Rabu (11/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, lancar, dan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Dalam tinjauan itu, Wakil Bupati didampingi Asisten Sekda Blora, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR yang dipimpin Kasubdit Wilayah II Direktorat IDPPKOSB Ditjen Prasarana Strategis, Dendy Kurniadi, S.T., M.T., beserta tim teknis.

Budhe Rini sapaan akrab Wabup Sri Setyorini menegaskan pentingnya koordinasi antar pihak agar setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan tanpa menghambat progres pembangunan.

“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan baik dan lancar. Jika ada kendala, segera dikomunikasikan dan disinkronkan agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu,” pesannya kepada pelaksana proyek.

Pasar Ngawen dibangun kembali menggunakan anggaran APBN sebesar Rp30 miliar, dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 240 hari kalender atau sekitar 8 bulan. Pembangunan dimulai pada pertengahan November 2025 dan ditargetkan rampung pada Juli 2026 sesuai kontrak kerja.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemadatan tanah, pendirian tiang struktur utama bangunan, pengecoran lantai, serta pembangunan saluran air bersih dan saluran pembuangan.

Kasubdit Wilayah II Ditjen Prasarana Strategis, Dendy Kurniadi, menyampaikan bahwa progres pembangunan terus dikebut agar dapat selesai lebih cepat dari jadwal kontrak.

“Kami menargetkan saat libur Hari Raya atap bangunan sudah terpasang, dan pembangunan pasar dapat selesai pada Juli 2026. Bahkan kami upayakan bisa selesai pada Juni agar masyarakat dapat segera memanfaatkan pasar saat musim libur sekolah,” ujarnya.

Dendy Kurniadi, juga menyampaikan selain pembangunan gedung pasar, proyek juga mencakup penanganan persoalan genangan air di permukiman sekitar pasar. Nantinya akan dibangun saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

“ternyata saat musim hujan kampung sebelah pasar sering tergenang air, kita buatkan saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai”, ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Pasar Ngawen sebelumnya mengalami kebakaran besar pada awal 2024 dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp30,6 miliar. Pembangunan kembali pasar tersebut menjadi prioritas pemerintah guna menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, progres pembangunan Pasar Ngawen juga telah ditinjau langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmad Pambudy, bersama Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman. Pemerintah berharap pasar baru nantinya mampu menjadi pusat perdagangan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pemulihan ekonomi para pedagang.

Example 120x600