HeadlinePemerintahanPendidikan

Wujudkan Sekolah Peduli Lingkungan, Blora Targetkan 75 Sekolah Adiwiyata Baru di 2026

×

Wujudkan Sekolah Peduli Lingkungan, Blora Targetkan 75 Sekolah Adiwiyata Baru di 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup (PKPPLH) DLH Kabupaten Blora, Muhamad Muniri, SH. (Dok)

Blora – Pemerintah Kabupaten Blora terus menunjukkan komitmennya dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini melalui program Sekolah Adiwiyata. Dari total 880 sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Blora, saat ini tercatat sebanyak 294 sekolah telah berhasil menyandang status Adiwiyata dalam berbagai tingkatan.

 

Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan Pengamanan Lingkungan Hidup (PKPPLH) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, Muhamad Muniri, SH, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan fondasi penting untuk menciptakan generasi yang lebih peduli terhadap keberlanjutan alam.

 

“Hingga saat ini, sebaran sekolah yang telah memenuhi kriteria sekolah peduli dan berbudaya lingkungan adalah sebagai berikut Tingkatan Adiwiyata Jumlah Sekolah, Adiwiyata Mandiri 1 Sekolah, Adiwiyata Nasional 12 Sekolah, Adiwiyata Provinsi 14 Sekolah, Adiwiyata Kabupaten 267 Sekolah, Total Keseluruhan 294 Sekolah,” ucapnya, senin (16/2/2026).

 

Meski pencapaian saat ini sudah cukup signifikan, Muhamad Muniri menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berpuas diri. Untuk tahun 2026 mendatang, Pemkab Blora telah menetapkan target ambisius untuk menambah 75 sekolah masuk dalam daftar usulan Adiwiyata baru maupun peningkatan status.

 

“Kami terus mendorong sekolah-sekolah di Blora, baik tingkat SD maupun SMP, untuk mulai menerapkan manajemen sekolah berbasis lingkungan. Target kami di 2026 cukup spesifik,” ujar Muniri.

 

Muniri merinci target usulan Adiwiyata untuk tahun 2026 diantaranya Adiwiyata Mandiri: 2 Sekolah, diwiyata Nasional: 10 Sekolah, Adiwiyata Provinsi: 10 Sekolah, Adiwiyata Kabupaten: 53 Sekolah Total Usulan: 75 Sekolah.

 

“Dengan adanya target ini, diharapkan sekolah tidak hanya sekadar mengejar penghargaan, tetapi benar-benar mampu menciptakan ekosistem belajar yang asri, bersih, dan berkelanjutan bagi para siswa,”pungkasnya.

Example 120x600