Blora- Mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar sertifikasi mitigasi pemadam kebakaran, yaitu SPPG Ngawen 1 dan Ngawen 3, kegiatan ini menjadi perdana di wilayah kecamatan Ngawen, Blora, Jawa Tengah.
Dalam latihan ini, tampak para relawan antusias memperhatikan petunjuk yang diberikan oleh petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mulai dari pengendalian api, hingga penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Acara yang di gelar di SPPG Ngawen 3 ini, bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran di dapur sejak dini. Selain itu juga untuk mendapatkan sertipikasi mitigasi kebakaran.
“Kita kan setiap harinya berhadapan dengan api, jadi relawan perlu sekali dibekali cara mencegah terjadinya kebakaran semakin luas, dan tidak panik ketika terjadi kebocoran gas,” ungkap Ely Nyunanto Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Ngawen 1, jumat (20/2/2026).
Sementara Hariyanto, Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP menambahkan, hingga saat sudah ada 5 dapur ditambah Ngawen 1 dan 3 yang sudah memiliki sertifikasi mitigasi damkar.
“Di Kecamatan Ngawen baru ini ada pelatihan,” Ujar Hariyanto.
Menurutnya pelatihan ini sangat penting bagi mitra, agar para relawan khususnya yang tim memasak tidak panik saat muncul api akibat kebocoran dari selang atau gas.
“Harapannya ya tidak usah terjadi, namun ini hanya latihan pencegahan sejak dini. yang terpenting jika terjadi kebakaran paling tidak jangan panik, sehingga bisa mengatasinya, sebelum petugas datang,” pungkasnya.
Dalam pelatihan ini nampak antusias para karyawan sppg. Pelatihan ini juga diharapkan bisa di praktekan di masyarakat dan bisa bermanfaat saat keadaan darurat.












