BLORA – Kepolisian Resor (Polres) Blora melalui Seksi Kedokteran Kesehatan (Sidokkes) memperketat pengawasan kualitas pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik mereka.
Langkah ini diambil untuk menjamin setiap paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan dalam kondisi sehat dan bebas dari zat berbahaya.
Pemeriksaan food safety ini dilakukan secara rutin setiap hari sebelum makanan didistribusikan kepada ribuan penerima manfaat di wilayah Blora.
Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasidokkes) Polres Blora, dr. Kusumaningrum mengatakan, kegiatan food safety menjadi langkah penting sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat. Parameter pemeriksaan meliputi kandungan formalin, arsenik, sianida, nitrit, hingga uji organoleptik seperti bau, warna, tektur dan rasa makanan.
“Pengujian dilakukan secara laboratoris untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman dan terbebas dari kandungan zat berbahaya”, ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Langkah preventif ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kontaminasi atau keracunan makanan. Menurut dr. Kusumaningrum masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh proses mulai dari pemilihan bahan baku hingga teknik pemasakan telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.
“Insya Allah makanan yang disajikan senantiasa terlindungi, sehat, dan aman untuk dikonsumsi”, tuturnya.
Sebagai informasi, SPPG Polres Blora 2 baru beroperasi selama beberapa bulan terakhir. Meski tergolong baru, fasilitas ini memiliki beban tanggung jawab yang besar dengan menyalurkan makanan bergizi kepada 1.957 penerima manfaat setiap harinya.
Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Polres Blora dalam menyukseskan program pemerintah pusat terkait pemenuhan gizi nasional.
“Kita berkomitmen untuk membantu program pemerintah dalam hal ini penyediaan MBG yang bergizi dan berkualitas,” pungkas dr. Irum.












