Blora- Kualitas pelayanan haji yang diterima jamaah asal Kabupaten Blora pada musim haji 2025 mendapat apresiasi tinggi dari para jamaah.
Hal tersebut terungkap saat penyambutan kepulangan Jamaah Haji Kloter 44 Kabupaten Blora di Pendopo Kabupaten Blora, Rabu (17/6/2025).
Sebanyak 247 jamaah haji Kloter 44 tiba di Pendopo Kabupaten Blora sekitar pukul 15.30 WIB dan disambut oleh keluarga, Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, Forkopimda, serta jajaran Kementerian Agama dan penyelenggara haji Kabupaten Blora.
Berdasarkan data panitia, jumlah jamaah Kloter 44 saat keberangkatan sebanyak 249 orang. Namun, satu jamaah atas nama Sri Wuwuh meninggal dunia di Tanah Suci. Sementara satu jamaah lainnya, Supar belum dapat pulang bersama rombongan tersebut, karena masih menjalani perawatan akibat sakit dan dijadwalkan kembali ke Indonesia bersama Kloter berikutnya.
Perwakilan jamaah, H. Sojo, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan pelayanan yang diberikan kepada jamaah sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Menurutnya, pelayanan yang diterima jamaah selama di Arab Saudi sangat memuaskan, baik dari sisi akomodasi, konsumsi, maupun kesehatan.
“Perlu kita matur kepada Bapak Bupati yang pertama kita ucapkan terima kasih sekali kepada pelayanan Pemerintah Kabupaten Blora yang ternyata disana kita diterima itu dengan seperti ‘raja’,”ujar H. Sojo.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan konsumsi jamaah terpenuhi dengan baik selama menjalankan ibadah haji.
“Alhamdulillah sekali makannya luar biasa pak, enak,”katanya.
Tak hanya itu, layanan kesehatan juga dinilai sangat optimal. Jamaah mendapatkan akses klinik kesehatan dan pemantauan rutin dari petugas kesehatan yang bertugas di Tanah Suci.
“Alhamdulillah sekali pelayanan kesehatan juga begitu luar biasa disana itu ada kliniknya pak dan petugas ksehatan dan tiap kamar itu dikunjungi,” lanjutnya.
H. Sojo menyebut secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar meskipun terdapat satu jamaah yang meninggal dunia dan satu jamaah yang tertunda kepulangannya.
“Kami kloter 44 Kabupaten Blora yang meninggal satu Ibu Sri Wuwuh dan yang tertunda kepulangannya satu,” ungkapnya.
Atas pelayanan yang diterima, ia kembali menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang dinilai memberikan perhatian besar kepada para jamaah.
“Saya ucapkan terimakasih sekali atas pelayanan Pemerintah Kabupaten Blora yang begitu peduli kepada jamaah haji,” katanya.
Sementara itu, Bupati Blora Dr. Arief Rohman menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan ibadah haji jamaah asal Blora berlangsung lancar dan mendapatkan pelayanan yang baik selama berada di Tanah Suci.
“Pelaksanaan ibadah haji tahun ini Alhamdulillah berlangsung dengan lancar nggih, Alhamdulillah jamaah Blora jadi satu tempat nggih dengan kondisi yang baik dan dilaporkan juga pelayanannya juga baik ini tentunya kami ikut senang dan bahagia,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak masyarakat mendoakan Almarhumah Hj. Sri Wuwuh agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap seluruh jamaah yang telah kembali ke tanah air dapat menjadi haji yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Blora.
“kita berdoa selalu semoga bapak ibu semuanya yang sudah pulang haji ini Insya Allah menjadi haji yang mabrur dan akan selalu menjaga kemabrurannya, kami juga terima kasih bapak ibu telah membawa nama baik Kabupaten Blora disana terima kasih atas kekompakannya, terima kasih kami sudah didoakan, semoga membawa berkah untuk kita semua,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kloter 45 tiba di pendopo kabupaten Blora pada malam harinya rabu 17 Juni pukul 23:00 wib sedangkan kloter 46 tiba pada 18 Juni dini hari pukul 00:30 wib.












