Rembang – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan “Sosialisasi Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja” di Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, sabtu (8/8/2026).
Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto,pondasi keluarga harus diperkuat sehingga melahirkan penerus yang berkualitas.
“Anak-anak kita harus sehat, cerdas, dan kuat. Untuk itu BKKBN hadir mengayomi keluarga dan memastikan anak tumbuh optimal,” ujarnya.
Edy menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan gotong royong dan kesadaran bersama, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi pangan lokal yang melimpah.
”Rembang kaya akan potensi sumber daya seperti ikan, telur, sayuran, dan bahan pangan bergizi lainnya. Masyarakat harus mau mengonsumsi bahan lokal tersebut agar terhindar dari risiko kekurangan gizi,” tutur Edy saat memberikan arahan pada kegiatan edukasi gizi di Kabupaten Rembang.
Seperti diketahui persoalan stunting masih menjadi tantangan besar nasional dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Dampak stunting tidak hanya terbatas pada kondisi fisik anak yang kerdil, melainkan juga memengaruhi perkembangan otak dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.
Edy mengapresiasi tren penurunan angka stunting di Kabupaten Rembang yang terus menunjukkan hasil positif. Untuk mengakselerasi tren baik tersebut, pemerintah terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
”Program MBG tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga diarahkan bagi ibu hamil dan ibu yang berisiko melahirkan anak stunting, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini,” tambah Edy.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) BKKBN Prof. Budi Setiyono dalam paparannya menjelaskan pihaknya mengajak masyarakat untuk mendukung program MBG dari bapak Presiden dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Bapak Presiden menginginkan dengan MBG ini sebagai upaya penanganan anak stunting,” ucapnya.
Budi menuturkan generasi yang mendatang diharapkan tidak menjadi generasi yang stunting. Oleh sebab itu, nantinya keberadaan program MBG ini bisa memberikan dampak nyata dimasyarakat.












