Blora — ULP PLN Semarang menggelar kegiatan sosialisasi manfaat dan keselamatan ketenagalistrikan di SDN 1 Jepangrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai penggunaan listrik yang aman serta potensi bahaya di sekitarnya.
Sebanyak 40 siswa beserta sejumlah guru menyimak paparan materi yang disampaikan langsung oleh tim ULP PLN Semarang. Edukasi dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi langsung dan pemutaran film edukatif tentang kelistrikan.
Para siswa diajak memahami berbagai manfaat listrik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mengenal potensi bahayanya. Salah satu contoh yang ditekankan adalah bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik tegangan tinggi.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi interaktif. Sejumlah siswa memberanikan diri maju ke depan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh petugas. Suasana makin meriah ketika para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan membawa pulang doorprize.
“Senang sekali bisa ikut acara ini, dapat hadiah juga dan jadi tahu kalau main layang-layang dekat tiang listrik itu bahaya,” ujar Fania Nafa Aisyah, salah satu siswa SDN 1 Jepangrejo.
Hal senada disampaikan Ahmad Kevin Nur Iksan, siswa lainnya yang turut aktif dalam sesi tanya jawab.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan kembali dilain waktu,” ucapnya.
Pihak sekolah juga menyambut positif inisiatif ini. Suntari, guru SDN 1 Jepangrejo, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian PLN terhadap keselamatan anak-anak sekolah dasar.
” Salain anak anak dapat ilmu. Kami juga bisa lebih tahu tentang manfaat, dan bahaya listrik,” imbuhnya.
Perwakilan ULP PLN Semarang, Ginting, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mengedukasi masyarakat sejak dini.
“Kami ingin mengenalkan budaya keselamatan ketenagalistrikan kepada anak-anak agar mereka terhindar dari bahaya listrik di lingkungan sekitar,” ungkap Ginting.
Tak hanya memberikan edukasi, ULP PLN Semarang juga menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa bola voli dan bola sepak kepada pihak sekolah.
Kegiatan edukasi ini rencananya akan terus berlanjut secara berkala ke berbagai sekolah lain di wilayah Blora, Cepu, hingga Rembang.












