Blora — Sebanyak 109 kelompok masyarakat di Kabupaten Blora menerima bantuan speaker active melalui program hibah CSR BRI Peduli. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang dilaksanakan masyarakat.
Dari jumlah tersebut, 50 kelompok berasal dari wilayah Sambong, Cepu, dan Kedungtuban. Sementara itu, 59 kelompok lainnya tersebar di wilayah Blora, Jiken, Jepon, dan Bogorejo.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan bersama di tingkat desa dan lingkungan.
Untuk wilayah Kedungtuban, penyerahan bantuan dijadwalkan berlangsung di Kantor Balai Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.
Anggota DPR/MPR RI Fraksi PKB periode 2024–2029, Eva Monalisa, berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok penerima.
“Kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, baik keagamaan, pengajian, pendidikan, maupun kegiatan sosial. Semoga fasilitas ini benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan bersama untuk kepentingan masyarakat,” Ucapnya, minggu (4/10/2026).
Eva menilai, ketersediaan sarana pendukung menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberlangsungan kegiatan masyarakat yang rutin digelar di berbagai wilayah.
“Kegiatan masyarakat biasanya berlangsung secara rutin dan melibatkan banyak warga. Oleh karena itu, fasilitas seperti speaker active sangat dibutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” terang Eva.
Salah satu penerima bantuan, Anis, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima. Menurutnya, speaker active tersebut akan membantu kelancaran berbagai kegiatan yang diselenggarakan masyarakat.
“Kami berterima kasih atas bantuan speaker active ini. Fasilitas tersebut sangat membantu kegiatan kami. Semoga dapat digunakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Anis dengan senang.
Bantuan speaker active ini diberikan kepada kelompok masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Blora. Sebanyak 50 kelompok berada di Sambong, Cepu, dan Kedungtuban, sedangkan 59 kelompok lainnya tersebar di Blora, Jiken, Jepon, dan Bogorejo.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menjadi bentuk pemberian fasilitas. Keberadaannya diharapkan mampu mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang dilaksanakan secara rutin.
Bagi kelompok penerima, speaker active dapat membantu pelaksanaan kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial agar berjalan lebih tertib, lancar, serta dapat diikuti oleh lebih banyak warga.
Dukungan terhadap kelompok masyarakat di tingkat akar rumput ini juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong di Kabupaten Blora.












