HeadlinePemerintahanPendidikan

Beasiswa Blora Berprestasi, Ini Proses Seleksinya  

×

Beasiswa Blora Berprestasi, Ini Proses Seleksinya  

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Luluk Kusuma Agung Ariadi. (Dok)

BLORA – Sebanyak 196 mahasiswa mendaftar program beasiswa Blora Berprestasi melalui jalur afirmasi yang dikelola Dinsos P3A Kabupaten Blora.

Dari jumlah tersebut, peserta harus melalui tahapan seleksi administrasi sebelum melanjutkan ke tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT).

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi mengatakan, kuota beasiswa Blora Berprestasi jalur afirmasi tahun ini ada 238 penerima.

“Untuk kuota kami 238 penerima. Pendaftaran yang masuk ada 196,”ucapnya

“Setelah seleksi administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti tahapan selanjutnya, yakni tes CAT,” kata Luluk,jumat (30/10/2026).

Sebelum melanjutkan ke tahapan tes, peserta yang dinyatakan lolos administrasi juga diberikan kesempatan mengajukan sanggahan.

Menurut Luluk, masa sanggah dibuka untuk mengakomodasi calon penerima yang telah melakukan pembaruan data kesejahteraan, tetapi perubahan tersebut belum tercermin saat pendaftaran.

Pihaknya mencontohkan, terdapat pendaftar yang sebelumnya tercatat dalam desil 6, tetapi telah mengurus perubahan data hingga masuk desil 3.

Padahal, salah satu persyaratan beasiswa jalur afirmasi adalah calon penerima berasal dari keluarga yang masuk desil 1 hingga desil 4.

Selain persyaratan tersebut, mahasiswa yang sudah menempuh perkuliahan juga harus memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00. Sementara itu, mahasiswa semester pertama juga dapat mengikuti seleksi melalui jalur yang tersedia.

“Karena ada yang sudah mengurus perubahan data atau desil, kami memberikan masa sanggah,” tuturnya.

“Ada yang sebelumnya desil 6, sekarang sudah turun menjadi desil 3,” ujarnya.

Setelah tahapan administrasi dan masa sanggah, peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti tes CAT yang direncanakan berlangsung pada Minggu (1/11/2026).

Tes tersebut dijadwalkan digelar di SMA Negeri 1 Blora. Pelaksanaannya direncanakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Luluk menjelaskan, peserta yang dinyatakan lolos tes CAT akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Selanjutnya, Dinsos P3A akan menangani proses pembayaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang lolos seleksi.

Tahapan CAT menjadi penentu akhir dalam proses seleksi penerima beasiswa jalur afirmasi tersebut.

“Setelah lolos CAT, itu tahap akhir. Selanjutnya, kami biayai sampai semester 8,” jelasnya.

Program beasiswa Blora Berprestasi merupakan pengembangan dari program bantuan pendidikan yang sebelumnya dikenal dengan program satu desa dua sarjana.

Luluk menjelaskan, skema bantuan kini diubah. Jika sebelumnya bantuan bersifat stimulan dengan nilai Rp2,5 juta, melalui program Blora Berprestasi penerima memperoleh bantuan pendidikan Rp5 juta per semester.

Dengan demikian, dalam satu tahun atau dua semester, setiap mahasiswa menerima bantuan Rp10 juta. Bantuan tersebut diberikan hingga semester 8 sesuai ketentuan program.

Menurut Luluk, program ini merupakan bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Blora dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

“Kalau dulu istilahnya bantuan stimulan senilai Rp2,5 juta. Sekarang melalui Blora Berprestasi, kami biayai sampai semester 8, dengan bantuan Rp5 juta per semester,” pungkasnya.

Example 120x600