HeadlinePemerintahanSeputar DesaUncategorized

113 Desa Tercekik Dana Desa Mandek, Staff Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Berikan Masukan Ke Bupati

×

113 Desa Tercekik Dana Desa Mandek, Staff Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Berikan Masukan Ke Bupati

Sebarkan artikel ini

 

Blora, – Pembangunan di Kabupaten Blora terancam tersendat. Sebanyak 113 desa dari total 217 desa di Blora saat ini menghadapi kendala serius karena Dana Desa (DD) tahap II tahun 2025 banyak yang belum cai.

Situasi ini menimbulkan kerugian besar dan kegelisahan di kalangan para Kepala Desa (Kades).

Keluhan ini mencuat dalam sebuah diskusi pembangunan yang intens antara para Kades dan perwakilan Pemerintah Daerah Blora. Masalah mandeknya pencairan Dana Desa ini menjadi topik utama yang disuarakan para pemimpin desa.

Menanggapi keluhan tersebut, Marchadian selaku Staff Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negri memberikan masukan kepada Bupati Blora Arief Rohman guna mengambil langkah cepat dan strategis.

“Saat ini Pak Bupati sedang berupaya untuk berkomunikasi langsung dengan pemerintah pusat agar kejadian ini ada solusi terbaik dan apa yang diharapkan oleh para Kades ini bisa segera terselesaikan,” ujar Marchadian.

Marchadian juga berkomitmen untuk membantu serta mengambil jalur komunikasi tambahan.

“Saya juga menyampaikan, bahwa saya akan mencoba membantu berkomunikasi dengan pemerintah terkait di pusat. Di samping itu, saya sampaikan kepada Pak Bupati agar beliau tidak terpecah fokus karena hal tersebut,” ungkapnya.

Mengingat kondisi pencairan DD yang bermasalah, diusulkan solusi alternatif yang fokus pada anggaran non-pemerintah. Untuk memastikan pembangunan tetap berjalan, disarankan agar Bupati mengalihkan perhatian dan mencari celah anggaran dari aspek lain, salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Langkah konkret yang didorong adalah, Mengundang para kepala cabang BUMN dan beberapa perusahaan swasta yang beroperasi di Blora.

Menekankan pentingnya program CSR yang selaras dan tepat sasaran dengan Visi dan Misi pembangunan Kabupaten Blora.

Harapannya, langkah awal ini dapat menjadi pembuka komunikasi yang baik dan intens antara Pemerintah Daerah dengan para pimpinan perusahaan di Blora. Kerjasama ini diharapkan dapat menjamin program CSR benar-benar memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat desa yang saat ini anggarannya tertahan.

“Kita doakan beliau sehat selalu. Semoga langkah beliau sebagai kepala daerah yang sedang berjuang untuk masyarakatnya, bisa diberi kelancaran,” tutupnya.

 

Example 120x600