EkonomiHeadlineSeputar Desa

Jaga Kebersihan, DLH Terus Sisiri Sampah Liar di Blora

×

Jaga Kebersihan, DLH Terus Sisiri Sampah Liar di Blora

Sebarkan artikel ini
Petugas kebersihan saat membersikan sampah sampah di sejumlah titik di Blora. (Dok)

Blora – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Blora terus melakukan gerakan penyisiran dan pembersihan sampah liar disejumlah wilayah untuk tetap menjaga kebersihan Kota. Dalam penyisiran ini, setidaknya setiap hari melalui tim Sapu Bersih (saber) sampah mengumpulkan Ratusan Kilogram (Kg) sampah.

Tak hanya itu dalam rangka mendukung mewujudkan lingkungan yang bersih, indah dan sejuk serta memberi kontribusi positif bagi Kabupaten Blora dalam mempertahankan anugerah Adipura, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora mendorong dan mendukung upaya masyarakat dalam kegiatan kebersihan lingkungan.

Istadi Rusmanto Kelapa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora apresiasi positif dan dukungan tenaga kebersihan serta angkutan truk untuk membuang sampah, jika ada yang terus menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami terus mendukung dan mendorong masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, indah dan nyaman, hal ini tentu untuk mempertahankan anugerah Adipura ditahun selanjutnya,” tuturnya, Kamis (6/6/2024).

” 5 maret 2024 lalu Kabupaten Blora memperoleh penghargaan Anugerah Adipura kota sedang dan kecil terbersih untuk kedua kali sejak kepemimpinan Bupati Arief Rohman,” imbuh Istadi Rusmanto.

Sementara itu,Subkoordinator Pengelolaan Sampah DLH Blora, Lindung Arum Setiawan mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk terus menjaga kebersihan kota dan gerakan ini terus dilakukan secara masif.

“Tim (Saber sampah) terus bergerak secara masif dalam mejaga kebersihan kota sehingga disudut kota terus terlihat bersih,” ucapnya.

Lindung menjelaskan dalam menjaga kebersihan, tim saber sampah setidaknya dalam sehari selalu mengumpulkan sampah ratusan kg sampah.

“Data terakhir kemarin pada 6 juni yang berhasil dikumpulkan 790 kg itu diwliayah cepu, dan di Blora seputar Sonorejo, Sukorejo, Tamanrejo, Keser, Sendangharjo, Adirejo mencapai 300 Kg . Ini belum jalan jalan lainnya, jadi memang banyak sampah yang harus disisir dan dibersihan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Lindung tak lelah untuk terus mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan sehingga, sampah yang dikumpulkan ini bisa terus termonitor.

“masih banyak sampah yang masyarakat membuang secara sembarangan, oleh karena itu, saya barharap masyarakat bisa sadar akan kebersihan lingkungan,” terangnya.

Example 120x600