EkonomiHeadlinePemerintahanPendidikan

Peringati HPN 2026 PWI Blora Gelar Sarasehan Bahas Peran Pers Tangkal Disinformasi Program Presiden

×

Peringati HPN 2026 PWI Blora Gelar Sarasehan Bahas Peran Pers Tangkal Disinformasi Program Presiden

Sebarkan artikel ini
Anggota dewan pers  M. Jazuli saat memberikan materi pada sarasehan hari pers nasional 2026 di Pendopo rumah dinas bupati.(Dok)
Blora – dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggelar sarasehan dengan mengangkat tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dan subtema “Kontribusi Jurnalis dalam Menangkal Disinformasi Program Presiden”.
Acara yang ini diselenggarakan di Pendopo rumah dinas Bupati. Bahkan terasa sangat terkesan dengan hadirnya anggota Dewan Pers Mohammad Jazuli, dan forkopimda Blora, tamu undangan dan para jurnalis
Ketua PWI Kabupaten Blora Heri Purnomo mengatakan sarasehan tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat profesionalitas insan pers, sekaligus memperteguh peran pers sebagai penyampai informasi yang akurat dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi.
“Bangsa kuat artinya jika pers sehat. Pers yang profesional, beretika, independen, dan bertanggung jawab akan memajukan ekonomi dan membuat bangsa menjadi kuat,” katanya, rabu (04/02/2026).
Ia berharap kegiatan itu dapat menjadi momentum untuk membahas berbagai persoalan pers di daerah, sekaligus mencari solusi bersama agar jurnalis semakin berdaya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Harapan kami nanti kita berdiskusi tentang permasalahan-permasalahan pers yang ada di Blora dan mendapat pencerahan,” ujarnya.
Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan insan pers.
Wakapolres menilai pers memiliki peran penting sebagai kontrol sosial sekaligus pengawal kinerja pemerintahan, selain membantu penyebarluasan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami sangat terbantu, karena pers selain menjadi kontrol sosial, juga kontrol kinerja kami dan pemerintah. Informasi dan edukasi kepada masyarakat bisa sampai berkat bantuan rekan-rekan pers,” katanya.
Ia berpesan agar insan pers tetap menjaga kepercayaan publik dengan menyampaikan informasi yang faktual dan berimbang.
“Kepercayaan masyarakat tergantung apa yang kita sampaikan. Tentunya dengan menyampaikan fakta yang seimbang dan fakta yang sebenarnya,” ujarnya.
Ketua DPRD Blora Mustofa mengatakan hubungan kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, dan wartawan di daerah itu selama ini terjalin harmonis, termasuk dalam mendukung fungsi pers sebagai kontrol sosial.
Mustofa menilai pemberitaan media dapat mendorong percepatan penyelesaian persoalan publik, termasuk infrastruktur jalan dan evaluasi program pemerintah.
Sementara itu, Sekretaris daerah Komang Gede Irawadi mengatakan Pemkab Blora terus memperkuat transformasi layanan informasi publik dengan membangun sistem terintegrasi di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika.
Menurut dia, pemerintah daerah tidak hanya bekerja di balik meja, melainkan bergerak dalam ekosistem digital untuk merespons isu dan keluhan masyarakat secara cepat.
“Seluruh admin media sosial, pengelola website, dan PPID di tiap OPD kini berada dalam satu komando di Dinas Kominfo. Tidak ada lagi OPD yang berjalan sendiri-sendiri dalam merespons isu,” katanya.
tak hanya itu, Sekda juga mengajak media menjaga ruang digital tetap sehat dan kondusif serta menjadi jangkar kebenaran dalam menangkal hoaks.
“Pers harus menjadi jangkar kebenaran. Mari membangun Blora dengan narasi positif, dan jadilah kontrol sosial yang konstruktif,” ujarnya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan diskusi bersama anggota Dewan Pers Mohammad Jazuli yang dimoderatori Abdul Muiz, dengan seluruh tamu undangan.
Example 120x600