Blora — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Blora resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Pertamina EP Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Rabu (11/3/2026).
Upacara penutupan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, S.Sos.
Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, serta Polri dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Ia menjelaskan, tema yang diusung dalam TMMD kali ini menegaskan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional. Melalui pembangunan dari desa, diharapkan tercipta pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Program TMMD merupakan kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta Polri dengan memadukan berbagai program pembangunan guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, tertinggal, maupun terpencil,” ujarnya.
Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, hingga masyarakat yang turut bergotong royong selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, berbagai sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan berkat kolaborasi tersebut.
Pada tingkat Kodam IV/Diponegoro, pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 digelar di empat wilayah, yakni Kabupaten Brebes, Kebumen, Kendal, dan Wonogiri. Sementara itu, seluruh Kodim di jajaran Kodam IV/Diponegoro juga melaksanakan TMMD Sengkuyung secara serentak di wilayah masing-masing.
Sejumlah sasaran fisik dalam program TMMD meliputi pembangunan rabat beton, pengerjaan blok jalan, pembangunan talud, pemasangan bronjong, pembangunan plat duiker, hingga perbaikan tempat ibadah dan pos kamling.
Selain itu juga dilaksanakan program unggulan TNI AD seperti pembangunan instalasi air bersih melalui program Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jambanisasi, pembersihan lingkungan, perluasan lahan tanaman pangan, serta kegiatan reboisasi.
Adapun kegiatan nonfisik mencakup berbagai layanan sosial dan penyuluhan kepada masyarakat, antara lain pelayanan pembuatan akta kelahiran, operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas, pembagian kacamata baca, pengobatan gratis, donor darah, hingga berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, UU ITE, keselamatan lalu lintas, pengolahan limbah, pencegahan stunting, ketahanan pangan, serta budidaya tanaman obat tradisional.
Dandim berharap seluruh hasil pembangunan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat agar memiliki masa pakai yang panjang.
Usai upacara penutupan, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., didampingi Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, S.Sos., Ketua Pengadilan Negeri Blora Nunung Kristiyani, S.H., M.H., anggota DPRD H. M. Warsit, S.Pd., S.H., M.M., perwakilan Forkopimda, serta kepala OPD terkait melakukan peninjauan hasil pembangunan TMMD.
Peninjauan diawali dengan melihat langsung program bedah rumah RTLH di kediaman Mbah Kasri di Dukuh Mulyorejo RT 06 RW 11 Desa Sumber. Mbah Kasri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan pembangunan rumah tersebut.
“Maturnuwun sanget Pak Bupati, Pak Dandim kaleh rombongan, sampun bangunke griyo kagem kulo. Kulo namung saget bales dungo, mugo-mugo diparingi seger waras sedoyo,” ujarnya haru.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati atas bantuan sembako yang diterimanya. Dan lokasi RTLH kedua di rumah milik Bapak Tarmuji di Dukuh Jati, Desa Sumber.
Selanjutnya, rombongan menuju ruas jalan hasil pembangunan TMMD Sengkuyung Tahap I yang menghubungkan Dukuh Sambongmacan menuju Dukuh Sambonganyar di Desa Sumber. Peresmian jalan cor beton tersebut disambut antusias oleh warga yang memadati lokasi.
Berdasarkan laporan Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf Maningsun, pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026 berhasil mencapai target 100 persen.
Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter serta pembangunan dua unit rumah tidak layak huni. Selain itu juga dilaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan berbagai instansi di Kabupaten Blora.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan bahwa program TMMD sangat membantu percepatan pembangunan desa, terutama di wilayah yang memiliki cakupan wilayah cukup luas seperti Desa Sumber yang terdiri dari 13 dukuhan.
“Program TMMD ini sangat diperlukan dan bermanfaat, membantu desa dalam pembangunan jalan maupun program bedah rumah bagi warga kurang mampu,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan jalan cor beton dari Dukuh Sambongmacan menuju Dukuh Sambonganyar dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi dan pertanian.
“Semoga ruas jalan ini bermanfaat untuk warga sekitar, meningkatkan mobilitas perekonomian dan pertanian. Jalan sudah bagus, pesan saya jangan digunakan untuk kebut-kebutan. Mari kita jaga bersama hasil pembangunan ini,” pesannya.
Sutarni Warga yang hadir pun menyampaikan rasa syukur atas pembangunan tersebut. Mereka mengaku pembangunan jalan tersebut telah lama dinantikan dan menjadi hadiah tersendiri menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Lebaran tahun ini tidak hanya baju baru, tapi juga jalan baru,” ujarnya.












